You are now viewing English version of Mark Design. Do you want to view the Indonesian version?
14 December 2021
Graphic Design
Kali ini kita akan membahas jenis-jenis foto pada teknik high shutter speed. Jenis foto antara lain freeze, snap, levitasi, dan lain-lain. Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang teknik foto beku dan beberapa tips untuk mengambil foto yang dibekukan. Pembekuan gerak adalah teknik pemotretan yang melibatkan pembekuan (penghentian) subjek yang bergerak dari lambat ke sangat cepat. Memotret benda yang diam berbeda dengan memotret benda yang bergerak tetapi diam. Contoh benda tidak bergerak adalah benda mati. Teknik ini sering digunakan saat memotret saat orang sedang berolahraga. Namun ada juga fotografer yang menggunakan teknik ini untuk memotret orang yang melempar benda, air terjun, kendaraan yang bergerak, dan lainnya.
Seperti teknik fotografi lainnya, teknik ini membutuhkan teknik khusus untuk menghasilkan foto dengan momen terbaik. Pengaturan ini cukup mudah dilakukan dan tidak memakan banyak waktu. Hampir semua kamera smartphone saat ini memiliki mode Expert (Pro/Manual/Advanced). Dengan adanya mode ini, sangat berguna bagi pemilik smartphone, baik fotografer profesional maupun pengguna biasa, untuk mengabadikan momen yang mereka inginkan. Berikut adalah beberapa tips untuk mengambil gambar bergerak:
Tingkatkan kecepatan rana
Coba gunakan pengaturan kecepatan rana yang lebih besar dari 1/ 400 detik untuk gambar yang lebih jelas. Jika Anda tidak menggunakan tripod atau sejenisnya, semakin cepat kecepatan rana, semakin aman untuk mendapatkan foto yang bagus. Jika pemandangannya terlalu terang, kecepatan rana tercepat antara 1/1000 d dan 1/250 d adalah pilihan terbaik agar gambar tidak terlalu gelap.
Adjust ISO
Jangan takut untuk menaikkan setting ISO jika terlalu gelap. Biasanya, pengaturan ISO tinggi digunakan saat mengambil foto di dalam ruangan. Namun, semakin tinggi ISO, semakin banyak noise yang terkandung pada gambar yang dihasilkan. Jika udara di luar, pertahankan pengaturan ISO di bawah 800.
Penyesuaian appertur
Mendapatkan subjek bergerak keseluruhan yang lebih jelas dapat dicapai dengan menyesuaikan rentang fokus kamera. Jika Anda berada di luar ruangan dengan cahaya yang cukup, atur apperture ke kisaran dari f3.5. saat di dalam ruangan dengan cahaya terang, alangkah baiknya untuk mengatur apperture lebih dekat ke sekitar f2.8.
Membuat atau mecari momen
Cara mudah untuk menciptakan momen adalah dengan meminta subjek Anda berjalan, melempar sesuatu, bermain air, atau gerakan lain yang cukup sulit untuk difoto dengan teknik ini. Anda juga dapat mengejar momen dengan pergi ke mana subjek dapat dipindahkan.
Terus mencoba
Dalam fotografi, tidak ada teknik yang buruk untuk menangkap gambar atau momen. Terus mencoba teknik yang berbeda merupakan tantangan bagi fotografer. Oleh karena itu, mengambil banyak foto sekaligus tidak dilarang. Terkadang bidikan kasual dapat menciptakan momen yang berkualitas.
Dari penjelasan di atas Anda dapat menemukan informasi penting tentang cara melakukan teknik freeze dalam fotografi serta pengetahuan lebih dari dunia fotografi. Dan bagi anda yang membutuhkan jasa fotografi professional, anda dapat menghubungi Fifteen Indonesia studio untuk para Fotografer profesional , kami menyediakan studio unik surabaya , studio foto surabaya , studio foto tradisional , studio foto murah , selain itu kami juga menyediakan jasa rental photo studio , rental photo studio surabaya , sekolah foto surabaya.
Drop us your contact below, and we will respond to you shortly.